Penyebab dan Gejala Gangguan Kesehatan Mental

Gangguan kesehatan mental merupakan kondisi pikiran yang mempengaruhi keseimbangan kimiawi. Seperti contohnya, depresi, bipolar, kecemasan, stress pasca trauma, obsesif kompulsif, dan psikosis. Apabila kondisi sudah memasuki gangguan mental kronis, pasien membutuhkan penangan dokter ahli.

PIXABAY

Gangguan ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya peristiwa yang pernah terjadi di masa lalu. Dimana kejadian tersebut meninggalkan dampak yang sangat besar dan mempengaruhi kepribadian dan perilaku. Misalnya, kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan, atau tekanan pikiran dalam jangka panjang.

Gejala Gangguan Mental yang Perlu Diwaspadai

Namun masih banyak orang yang belum tahu apa saja gejala yang terlihat ketika kita atau orang di sekitar kita terkena gangguan kesehatan mental. Gejala-gejalanya adalah sebagai berikut.

1. Kepribadian Tiba-tiba Berubah

Menurut beberapa ahli kejiwaan, seseorang yang mentalnya mulai terganggu menunjukkan kepribadian yang berbeda dari biasanya. Bahkan ada yang berperilaku aneh dan tidak masuk akal. Perubahan ini tidak disadari oleh mereka yang memiliki gangguan mental, akan tetapi orang-orang di sekitarnya melihat keanehan tersebut.

Seseorang yang memiliki gangguan mental juga cenderung menarik diri dari lingkungan. Lebih memilih menyendiri dan membatasi interaksi dengan orang lain. Bukan hanya itu, gangguan mental juga menyebabkan seseorang kehilangan minat terhadap sesuatu yang disukainya.

2. Suasana Hati Tidak Menentu

Gangguan mental menyebabkan suasana hati yang mudah berubah tidak menentu. Seseorang tiba-tiba merasa cemas, marah, menangis, atau berani melukai diri sendiri. Menurut ahli kejiwaan, perubahan suasana hati ini berlangsung sangat cepat dan tanpa sebab yang pasti.

Gejala gangguan mental ini perlu diwaspadai, terutama jika perubahan suasana hati sering terjadi dan berulang. Biasanya, tanda ini disadari oleh mereka yang merasa mengalami tekanan pikiran. Beberapa diantaranya menceritakan perubahan suasana hati ini kepada ahli kejiwaan saat melakukan konsultasi.

3. Mengalami Masalah Tidur

Masalah tidur sering kali dialami oleh penderita gangguan kesehatan mental. Masalah ini berupa mudah tertidur dengan durasi yang cukup lama, susah memulai tidur, sering terbangun di malam hari, atau bahkan ada yang tidak bisa tidur sama sekali. Lama kelamaan, kondisi ini memperparah gangguan mental.
Seseorang yang sulit memulai tidur biasanya memiliki pikiran yang terlalu berat, sehingga mereka terus menerus memikirkan hal tersebut tanpa mencari jalan keluarnya. Otak sulit diajak beristirahat ketika kondisi pikiran sedang tertekan. Padahal kurang tidur membuat stamina seseorang menurun. Hal inilah yang memicu gangguan mental menjadi lebih parah.

4. Penurunan Fungsi Otak

Penderita gangguan mental pada umumnya sulit berpikir logis. Selain itu, otak mulai mengalami penurunan fungsi otak. Misalnya, sulit mengingat atau tidak fokus pada sesuatu. Pada kondisi yang lebih parah, seseorang mengalami perubahan pola pikir, cenderung paranoid, dan berhalusinasi.

Gangguan mental membuat seseorang mudah putus asa, seseorang beranggapan hidup yang dijalaninya sangat sulit. Pada kondisi ini, mereka mulai berpikir tidak logis, seperti membicarakan sesuatu yang berlebihan. Kemungkinan terburuknya, seseorang dapat mengakhiri hidup karena merasa hidupnya sudah tidak berarti.

5. Melakukan Hal-Hal Berbahaya

Penderita gangguan mental cenderung tidak peduli dengan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Seperti contohnya, ketika berada pada suasana hati yang buruk tanpa pikir panjang seseorang nekat melakukan kekerasan fisik. Bukan hanya itu, gangguan mental rentan mengalami kecanduan alkohol, narkoba, dan hal berbahaya lainnya.

Gangguan mental juga dapat membuat seseorang tidak lagi peduli dengan penampilan dirinya. Biasanya terlihat seperti orang yang tidak terawat. Tanda gangguan mental lainnya adalah fisik tampak lesu, kurang bersemangat, nafsu makan menurun, dan dan menderita malnutrisi.

Apabila mengalami tanda-tanda seperti di atas, segera kunjungi dokter atau ahli psikolog untuk melakukan pemeriksaan kejiwaan secara medis. Jika memang gejala tersebut merujuk pada gangguan mental, dokter dapat segera memberikan penanganan.

Konsultasi kesehatan mental dengan dokter atau pun psikolog juga bisa dilakukan secara online menggunakan aplikasi Halodoc. Aplikasi layanan kesehatan ini telah bekerjasama dengan ribuan dokter profesional di seluruh Indonesia yang siap memberikan solusi terhadap masalah kesehatan yang dialami oleh pasien.

Malu dijalan Sesat Bertanya

Share this